Sebelum menghitung PPN dan PPh kita harus tahu terlebih dahulu Nilai Dasar Pengenaan Pajak, mari kita coba menghitung Nilai Dasar Pengenaan Pajak .
Untuk mengetahui Nilai Dasar Pengenaan Pajak sangat mudah :
Contoh Kasus : Belanja Komputer 4 buah dengan Total Belanja Rp.22.000.000,-
Dasar Pengenaan Pajak (DPP) = (100/110 X 22.000.000) = 20.000.000
Tapi sebelumnya kita harus tahu juga bahwa semua Belanja di bawah Rp. 1.000.000,- tidak dikenai PAJAK , namun Belanja Rp. 1.000.000 s.d Rp.2.000.000,- hanya terkena PAJAK PPN 10% dari DPP, dan Belanja diatas Rp. 2.000.000,- dikenakan PAJAK PPN dan PPH Pasal 22 : 1,5 % dari DPP.
Contoh kasus seperti dibawah ini :
Atas pembayaran untuk pembelian Komputer dipungut PPN sebagai
berikut:
Dasar Pengenaan Pajak = 20.000.000
PPN (10% X 20.000.000) = 2.000.000
Dasar Pengenaan Pajak = 20.000.000
PPN (10% X 20.000.000) = 2.000.000
Untuk kasus yang jumlah perhitungan seperti Rp.2.910.030,- begini, sebaiknya dibulatkan
menjadi Rp.2.910.100 atau jumlah ini yang disetorkan.
Untuk PPH contoh kasus :
Atas pembayaran untuk pembelian komputer dipungut PPh Pasal 22
sebagai berikut:
Harga pembelian = 22.000.000
PPh Pasal 22 (1,5% X 20.000.000) = 300.000
Harga pembelian = 22.000.000
PPh Pasal 22 (1,5% X 20.000.000) = 300.000
Mudahkan…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar